Apakah 10 hukum Allah sudah tidak lagi berlaku dan telah digantikan Yesus dengan 2 hukum yaitu kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama manusia? Apakah ini merupakan perintah baru?

Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” Matius 22:37-40

Kalau seandainya 10 hukum sekarang sudah tidak berlaku lagi, berarti kalau saya membunuh orang atau mencuri atau berdusta atau mempunyai allah lain sudah tidak berdosa lagi. Ayat diatas sangat betul dan tidak ada yang salah, namun jangan sampai anda salah mengerti. Berdoa dan ikutilah penjelasan di bawah ini.

Pembaca yang saya hormati, Allah adalah kasih (1 Yohanes 4:8) dan Hukum Allah adalah Hukum Kasih. Kasih terbagi 2 yaitu Kasih kepada Allah dan Kasih kepada sesama manusia (Matius 22:37-39 yaitu ayat diatas). Kasih kepada Allah adalah 4 hukum pertama dan Kasih kepada sesama manusia adalah 6 hukum kedua, total = 10 Hukum Allah (Keluaran 20:3-17).

Inilah sebabnya dikatakan ayat diatas dalam ayat 40 (Matius 22:40) bahwa “pada kedua hukum inilah (kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama manusia) tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

Artinya adalah Kasih kepada Allah adalah 4 hukum pertama dan Kasih kepada sesama manusia adalah 6 hukum kedua berikutnya.

10 Hukum Allah tidak dihapus Yesus dengan perkataan ini (ayat Matius 22:37-40 diatas), mengapa? Karena isi 10 Hukum Allah adalah Kasih kepada Allah (4 hukum pertama) dan Kasih kepada sesama manusia (6 hukum kedua). Mari kita lihat:

Bagaimana cara anda membuktikan bahwa anda kasih kepada Allah? Bila anda Kasih kepada Allah, maka anda akan menuruti 4 hukum pertama, yaitu:

Hukum ke-1: Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.

Hukum ke-2: Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.

Hukum ke-3: Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

Hukum ke-4: Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:

enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.

Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

Hukum ke-1 sampai ke-4 adalah bukti cinta anda kepada Allah.

Bagaimana cara anda membuktikan bahwa anda kasih kepada sesama manusia? Bila anda Kasih kepada sesama manusia, maka anda akan menuruti 6 hukum kedua, yaitu:

Hukum ke-5: Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.

Hukum ke-6: Jangan membunuh.

Hukum ke-7: Jangan berzinah.

Hukum ke-8: Jangan mencuri.

Hukum ke-9: Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.

Hukum ke-10: Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu.”

Hukum ke-5 sampai ke-10 adalah bukti cinta anda kepada sesama  manusia.

Perhatikan gambar di bawah ini:

Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.Yohanes 13:34

Banyak sekali orang yang salah mengerti dengan ayat ini lalu tidak lagi menuruti 10 Hukum Allah, Yohanes yang menulis ayat ini adalah Yohanes kekasih atau Yohanes murid Yesus, adalah Yohanes yang sama yang menulis I,II dan III Yohanes mari kita lihat kata Yohanes sendiri dalam kitab I Yohanes 2:7

Saudara-saudara yang kekasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan perintah lama yang telah ada padamu dari mulanya. Perintah lama itu ialah firman yang telah kamu dengar. I Yohanes 2:7

Link aslinya http://charleysakul.net/hidupbaru/imandanhukumtaurat.html

Mudah-mudahan bermanfaat dan menguatkan kita untuk melakukan kebenaranNya…jangan sampai kita di tolakNya pada saat kita mengharapkan hadiratNya kelak……Imanuel.

Advertisements