Aku pernah post Paskah GYS — Kotbah Pdt Budiyanto Tjoetjoe….https://sannigunawan.wordpress.com/?s=gys+tidak+merayakan+paskah

Sekarang aku mengutip  sebagian (dan edit) artikel dari Warta Sejati Edisi 71, Jan – Mar 2012 oleh Audrey Chan – Leicester, Inggris yang menurut aku dapat di cerna oleh orang awam

Alkitab tidak mengajarkan kita untuk merayakan Paskah; apa yang dikatakan Alkitab adalah bahwa Yesus mengadakan perjamuan untuk menjadi teladan bagi kita umat-Nya.
Saat menyantap perjamuan Paskah dengan memecah-mecah roti tidak beragi, mengatakan pada mereka bahwa ini adalah tubuhNya, dan membagikan cawan anggur, yang menyatakan darahNya.
•    Lukas 22:19  Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya  dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: “Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku.”
•    Lukas 22:20  Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu
•    Matius 26:26  Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: “Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku.”
•    26:27 Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: “Minumlah, kamu semua, dari cawan ini.
•    26:28 Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.
•    1 Korintus 10:16 Bukankah cawan pengucapan syukur, yang atasnya kita ucapkan syukur, adalah persekutuan dengan darah Kristus? Bukankah roti yang kita pecah-pecahkan adalah persekutuan dengan tubuh Kristus?
•    10:17 Karena roti adalah satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu.
Dengan melakukan hal ini, Ia menambahkan arti yang lebih besar dalam pentingnya dan cara perjamuan itu.Secara khusus Yesus menyuruh:
•    1 Korintus 11:24  dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: “Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!”
•    11:25  Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!”

Setelah itu Rasul Paulus menuliskan, Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.(1 Kor 11:26)

Walaupun tidak ada umat Kristen yang saleh akan secara sengaja melakukan penyembahan berhala, namun pada kenyataannya adat istiadat telah tercampur dengan budaya Kristen. Masalahnya, hal ini telah demikian terselubung sehingga sebagian besar orang Kristen tidak menyadarinya, atau memahami betapa pentingnya masalah ini.
Tindakan-tindakan yang dilakukan gereja setelah masa para rasul mengingatkan kita akan peringatan yang Allah berikan kepada bangsa Israel agar tidak mengikuti bangsa-bangsa Kanaan:
•    Ulangan 12:30 maka hati-hatilah, supaya jangan engkau kena jerat  dan mengikuti mereka, setelah mereka dipunahkan dari hadapanmu, dan supaya jangan engkau menanya-nanya tentang allah mereka dengan berkata: Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada allah mereka? Akupun mau berlaku begitu.
•    12:31  Jangan engkau berbuat seperti itu terhadap TUHAN, Allahmu; sebab segala yang menjadi kekejian bagi TUHAN, apa yang dibenci-Nya, itulah yang dilakukan mereka bagi allah mereka; bahkan anak-anaknya lelaki  dan anak-anaknya perempuan dibakar mereka dengan api bagi allah  mereka

•    1 Korintus 10:14  Karena itu, saudara-saudaraku  yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala
•    10:20  Bukan! Apa yang kumaksudkan ialah, bahwa persembahan mereka adalah persembahan kepada roh-roh jahat, bukan kepada Allah. Dan aku tidak mau, bahwa kamu bersekutu dengan roh-roh jahat.
•    10:21  Kamu tidak dapat minum dari cawan Tuhan dan juga dari cawan roh-roh jahat. Kamu tidak dapat mendapat bagian dalam perjamuan Tuhan dan juga dalam perjamuan roh-roh jahat.
•    10:22  Atau maukah kita membangkitkan cemburu Tuhan? Apakah kita lebih kuat dari pada Dia?
•    1 Yohanes 5:19  Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat
•    5:20  Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang  dan telah mengaruniakan pengertian  kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar;  dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.
•    5:21  Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala!

Kita tahu bahwa Tuhan menginginkan kita, sebagai  umat percaya, untuk tetap berada dalam batas-batas kebenaran, yaitu firmanNya; Ulangan 13:4  TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia, kamu harus berpegang pada perintah-Nya, suara-Nya harus kamu dengarkan, kepada-Nya harus kamu berbakti dan berpaut.
Kita tidak boleh menambahkan atau mengurangi firmanNya ; Ulangan 12:32 Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya  ataupun menguranginya,
karena akibatnya akan fatal, menambah malapetaka dan dicabut dari pohon kehidupan;
•    Wahyu 22:18  Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
•    22:19 Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu  dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat  ini, maka Allah akan mengambil  bagiannya dari pohon kehidupan  dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.”
Mudahan bermanfaat (special buat Jemaat Gereja Yesus Sejati) yang belum sempat baca Warta Sejati…. Tuhan berkati.