Sebagai umat Kristen,pengikut Yesus Kristus,aku ingin berbagi kepada sesama saudara seiman suatu bagian buku yang kuanggap bisa menjadi “penguatan” kita untuk beribadah kepadaNya dengan benar,agar ibadah kita tidak sia-sia.
Perasaan untuk berbagi ini bukan untuk melecehkan agama atau kepercayaan umat lain,hanya untuk menguatkan iman sesama Kristen
Semua agama baik menurut pemeluknya,dan semua agama ada/tercipta,juga atas seijin Sang Pencipta.
Bahkan di Alkitab tertulis penyesatan (kristen oleh kristen) juga akan terjadi.
So…tulisan ini di share dengan niat baik.
Yang berkenan membacanya..thank you,mudahan bermanfaat.
Yang tidak pun,monggo……. :)Salam damai…..

Ini adalah bagian dari buku “KUASA DOA,oleh Dr.H.L.Senduk” hal 168 dst…331(end)

Kalau kita ingin agar doa kita didengarNya,ada syarat mutlak yang harus dipenuhi.
Salah satunya adalah
Jangan percaya kepada berhala-hala dan takhyul-takhyul

Kepercayaan atau agama orang kafir ialah berhala-berhala,dewa-dewa,ilah-ilah,dukun-dukun,dan seribu-satu macam takhyul.Oleh karena mereka tidak mengenal kepada Tuhan Yesus Kristus Allah kita yang hidup,maka mereka percaya saja apa yang dikatakan atau dianjurkan orang kepada mereka.Mengerti atau tidak mesti percaya saja.Biarpun hati nuraninya berkata bahwa itu tidak benar,tetapi oleh karena itu sudah tradisi atau kepercayaan orang banyak,maka mereka ikut-ikut percaya saja.Diantara umat Kristen di Indonesia,dimana pekerjaan dan kuasa Rohulkudus belum dinyatakan oleh Injil Kristen,masih banyak sekali yang percaya kepada berhala-berhala dan takhyul-takhyul nenek moyang.Hal itu ternyata,apabila mereka sakit,berada dalam kesusahan,mengalami kedukaan kematian ataupun merayakan sesuatu pesta.Tiap-tiap daerah dan tiap-tiap suku mempunyai takhyul sendiri-sendiri.Takhyul itulah sesuatu kepercayaan yang bertentangan dengan iman kepada Tuhan.Kita anak-anak Tuhan menyembah kepada Allah dengan Roh dan kebenaran.
Kita tak perlu segelas air,sedikit kembang atau menyan atau dupa dalam penyembahan kita kepada Tuhan.
Tidak perlu potong ayam,kambing,babi,sapi atau kerbau dalam penyembahan kita kepada Allah.
Tidak perlu membuang uang puluhan ribu untuk melakukan upacara agama kita.
Dalam keadaan yang sederhana,sebagaimana kita ada,dan dimanapun kita berada,dengan percaya saja kepada Tuhan Yesus Kristus Juruselamat kita yang hidup,kita memanjatkan doa,ucapan syukur dan penyembahan kepada Allah yang benar.Dengan bebas,tanpa sesuatu rasa takut boleh menghampiri Takhta Anugrah Allah pada segala waktu dalam Nama Tuhan kita Yesus Kristus(Ibr 4:14-16 ; 10:19-24 ; Yoh 14:13-14)
Lain halnya dengan orang yang dalam hatinya masih memuja kedudukannya,pekerjaannya dan segala sesuatu yang dianggapnya dan dihormatinya lebih dari Tuhan.Orang yang demikian,yaitu yang mempunyai suatu berhala dalam hatinya,tak mungkin memiliki kehidupan Doa.Segala berhala dalam bentuk dan rupa apapun juga adalah kekejian dihadapan Allah dn itulah yang menceraikan kita daripada Tuhan.(Kel 20:2-4 ; Yehz 14:3-5 ; Roma 1:22-25)

Disadur sesuai aslinya dengan edit seperlunya supaya gampang dan enak dibaca.
Mudahan bermanfaat.
Imanuel