Puji Tuhan,ada yg bisa kuambil pelajaran dari nonton acara “Toloong” di RCTI kemarin sore.
Seorang anak minta tolong mau jual ikan kecil-kecil hasil pancingannya seharga Rp 25.000 untuk beli obat bagi adiknya yang sakit.
Yang akhirnya mau menolong dia adalah seorang pemuda 19 tahun,Dwi,yang cacat kaki yang sedang bekerja sebagai tukang parkir.Dengan kecacatannya ia bilang ia tidak malu,niatnya hanya ingin membantu meringankan beban orangtuanya yang sudah tidak bekerja lagi.Dia ikhlas membantu si anak(dari team “Toloong”),biar ibunya ada ikan juga untuk makan.
Setelah team toloong memberinya rejeki atas kemurahan hatinya,saat dia berlari pulang kerumah sambil sesekali menoleh ke kamera dan berkata :”Aku sangat senang!! bisa bantu orangtuaku” ,aku bisa merasakan emosi yamg menyesakkan dadanya,ternyata benar! sesampai dirumahnya dia “ambruk” ke lantai rumahnya saking gembiranya.Setelah dikasih minum berkali-kali oleh adiknya dan ditenangkan oleh ibunya,baru dia bisa kembali bercerita dengan lancar.Dia memang layak dapat “rejeki nomplok”

Aku bilang bahwa dia layak,karena sebelumnya ada pasangan suami istri yg jualan batu-batu di trotoar(miskin juga),ketika ditawari ikan-ikan,terjadi percakapan kaya ini
Si bapak :”Ini seperti tolong-tolong yang di tv-tv ,yang kalau ditolong nanti akan ada penghargaan,5 jutaan”,terus nanya lagi:”Kamu dari mana nak?dari luar kota atau Semarang?”
Si anak :”Saya dari sini aja pak,dari Semarang”.
Si bapak :”Kalau kamu dari toloong ,saya mau beli,lumayan khan ,ada penghargaan”
Si anak :”Kalau saya, penghargaannya dari Tuhan pak”
Si QQ aja yang kebetulan nonton bareng sama maminya,sampai ngakak full,atas ke “polos”an si bapak…..wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkw
Sampai-sampai crew team Toloong gemas!mereka temui dan beri nasehat kepada si bapak..”kalau nolong yang ikhlas pak,jangan harap balasan”

Terlihat jelas khan? Tuhan tidak akan memberikan rejeki/berkat kepada seseorang kalau dia memang belum layak menerima berkat dari Tuhan.
Buktinya?….dia(sibapak) tau dan merasa bahwa “moment” itu seperti acara “Toloong” yang kalau dia lakukan akan menerima “penghargaan sebesar 5 juta,menurut pengetahuannya.Normalnya,si bapak pasti membeli/menolong si anak tsb.
Tapi hatinya nggak bersih,dia memang belum layak…dia mengabaikan “moment” dari Tuhan untuk memberinya rejeki nomplok.
Perkataan kita adalah hasil dari “isi” hati kita ^_^

Tuhan memang adil dan selalu tepat dalam segala hal…Dwi lah yang menerima berkat dariNYA melalui acara team “Toloong”.Dwi memang telah membuat dirinya layak menerimanya.
Tuhan kita Maha Besar!!