Ketika membaca 1Taw 21:1 Iblis bangkit melawan Israel dan ia membujuk Daud untuk menghitung orang Israel.
Sebagai umat biasa,timbul pertanyaan dibenak ini…Kenapa Tuhan mengijinkan Iblis bekerja pada Daud? apa yang salah dengan Daud kala menghitung rakyat?
Jawab hamba Tuhan yang saya tanyai:”Sebab Daud menghitung dengan didasari niat angkuh/sombong!Tuhan tahu isi hati kita,walaupun kita bisa/mampu menutupi dari orang lain.Tergambar dalam pengakuan Daud di ayat 17 :Dan berkatalah Daud kepada Allah:”Bukankah aku ini yang menyuruh menghitung rakyat dan aku sendirilah yang telah berdosa dan yang melakukan kejahatan,…..”—> pengakuan Daud bahwa ia telah berdosa dan melakukan kejahatan,menghitung dengan niat sombong,memuaskan egonya bahwa ia lah yang paling berkuasa diantara rakyat yg besar jumlahnya.

Kekuasaan dan jabatan adalah lahan subur bagi rasa sombong dan angkuh.Mempunyai comfort zone sendiri,dan cepat membangkitkan rasa marah kalau terusik…..Manusiawi memang,tapi itulah saat Tuhan menguji kita,bagaimana usaha kita untuk tetap ikut teladan Yesus ;lemah lembut dan rendah hati.

Ketika kita berhadapan dengan kesesakan(baik sebagai pemimpin organisasi maupun sebagai pemimpin keluarga),ayo kita berpaling kepadaNYA,kepada firmanNYA.
Paulus menyatakan di II Tim 3:16 Segala tulisan yang di ilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar,untuk menyatakan kesalahan,untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Seperti juga yang sering di gaungkan pdt Dede..Rajinlah baca Alkitab,agar kita bisa memahami dan mengetahui patokan hidup kita.”Saya berusaha tidak terlalu idealis,kata beliau..”Realis saja..kalau “ngeri” lihat tebalnya Alkitab,bacalah hanya Perjanjian Baru…kalau masih merasa tebal juga,mulailah dengan Amsal(yang mudah dimengerti dan dicerna),hanya ada 31 pasal,baca tiap hari 1 pasal,selesai dalam 1 bulan(ajaib bukan?pas untuk sebulan ^_^).Mudah-mudahan setelah itu akan menular ke depan dan belakangnya…..”

Jangan mentang-mentang kita adalah orang Israel(rohani) kita menjadi lengah dan tiba-tiba kaget karena langsung berhadapan dengan kesesakan-kesesakan yang di ijinkan Tuhan terjadi pada kita.
Seperti yang tertulis di II Taw 15:5,6 Pada jaman itu tidak dapat orang pergi dan pulang dengan selamat,karena terdapat kekacauan yang besar diantara segenap penduduk daerah-daerah.Bangsa menghancurkan bangsa,kota menghancurkan kota,karena Allah mengacaukan mereka dengan berbagai-bagai kesesakan
Kenapa Allah mengijinkan semua terjadi? ayat 3:Lama sekali Israel tanpa Allah yang benar,tanpa ajaran dari pada imam dan tanpa hukum.

Ayo…mari kita rajin baca dan dengar firmanNYA,agar kita mengerti dan memahami hukumNYA yg abadi sampai akhir jaman,agar damai sejahteraNYA selalu beserta kita,di rumah tangga apalagi dirumah Tuhan.

Memang ,bicara dan menulis lebih gampang daripada berbuat,mari kita saling berusaha , saling mengingatkan dan mendoakan agar kita bisa menjadi pelaku firman yang benar karena iman tanpa perbuatan adalah mati.Imanuel