Sebagai jemaat Gereja Yesus Sejati(True Jesus Churh)sering kita menerima pertanyaan dari umat kristen lainnya:”Kenapa gereja ikam(kamu) kada(ngga) merayakan Natal? Aneh…hihihihihi”…Salah satunya kemarin waktu kami ke Kapuas.

Memang,Gereja Yesus Sejati tidak merayakan Natal(tapi tetap terima kado/kasih jar QQ ^_^)
Alasanya secara rinci ada di tuangkan dalam buku yang ditulis oleh Natan Jurnawan “NATAL,Haruskah dirayakan?” Suatu tinjauan Historis-Teologis yang diterbitkan KM publisher.

Imo alias ringkasan ala aku…..

Kita sebagai umat Kristen mengimani Alkitab/Injil adalah firmanNya,yang menjadi dasar patokan kita dalam berprilaku menjalani kehidupan didunia ini.
Didalam Alkitab tidak ada satu ayatpun menyinggung tanggal lahir Yesus.Yesus memang lahir dari Roh Kudus melalui rahim perawan(karena belum nikah dan kawin dengan Yusup pada waktu beliau hamil Yesus)Maria.Tapi tidak ada perintah yang tertulis di alkitab untuk memperingati hari lahirnya,yang ada, perintah untuk memperingati kematiannya,seperti yang tertulis di

I Kor 11:24-26
24 dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya;Ia memecah-mecahkannya(SEKETUL roti yg tidak beragi) dan berkata:”Inilah tubuhKu,yang diserahkan bagi kamu;PERBUATLAH ini menjadi PERINGATAN akan Aku!”
25 Demikian juga Ia mengambil cawan,sesudah makan,lalu berkata:”Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimateraikan oleh darahKu:PERBUATLAH ini,setiap kali kamu meminumnya,menjadi PERINGATAN akan Aku
26 Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini,kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.(dengan penekanan akan maksud penulis)

Ke empat penulis kitab Injil(Matius ,Lukas,Markus dan Yohanes) sama sekali tidak pernah menulis tentang tanggal lahir Yesus .Namun ke empatnya mencatat secara sistematis proses kematian Tuhan Yesus,dari ditangkap,disidang,disiksa,disalibkan,mati,dikubur dan bangkit dari kematian pada hari ketiga.Mengapa?

Karena kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus adalah puncak dari segala rencana penyelamatanNya.Dan secara khusus Yesus memerintahakan semua pengikutNya untuk memperingati kematianNya,bukan kelahiranNya.

Yesus adalah Allah yang kekal,Ia menjelma manjadi manusia untuk menyelamatkan manusia dari dosa asal….baca ilustrasi ini dan ini
Yesus Kristus sudah ada sebelum Ia datang kedunia (Yoh1:1-18).
Sebagai Allah yang kekal,apakah Yesus memerlukan tanggal lahir yang akan membuatNya sama seperti manusia fana umumnya?

Jadi,sebagai jemaat GYS,kita tidak perlu merasa malu lagi kalau kita di “enye”..Kristen kok tidak merayakan natal? ^_^

Banyak firmanNya yang menguatkan kita…yang pasti yang ini
Ulangan 4:2 janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya,dengan demikian kamu berpegang pada perintah TUHAN,Allahmu,yang kusampaikan kepadamu.

Ulangan 12:32 Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia,janganlah engkau menambahinya atau menguranginya

Kalau ayat-ayat tersebut terdapat pada perjanjian lama,maka mari kita renungkan ayat penutup keseluruh Alkitab yang kita imani sebagai firmanNya

Wahyu 22 : 18-19
18 Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dalam kitab ini:Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini,maka Allah akan menambahkan kepadanya MALAPETAKA-MALAPETAKA yang tertulis didalam kitab ini

19 dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini,maka Allah akan MENGAMBIL BAGIANNYA dari pohon kehidupan dan dari kota kudus,seperti yang tertulis didalam kitab ini.(dengan penekanan akan maksud penulis)

Jadi…marilah kita hanya menurut pada perintahNYA dan menjauhi laranganNYA (seperti yang tertulis di Alkitab),jangan menurut perintah dan tata cara/tradisi yang dibuat manusia(sesama ciptaanNYA,apalagi kalau perintah /tata cara/tradisi itu tidak ada bahkan berlawanan dengan Alkitab) dan jangan takut dikucilkan oleh manusia.Mending di kucilkan manusia daripada dikucilkan Allah pada saat kita “pulang” nanti.Gimana

Mau tau detail dan rinci…beli bukunya (promosi mode on):)
Semua demi kemuliaan namaNYA…Imanuel!