Pdt Barnabas dalam kotbahnya malam tadi menjelaskan..”Bagaimana sebaiknya kedudukan Alkitab/Injil dikehidupan kita sebagai umat kristen?”

Ini yang tertangkap oleh kapasitasku sebagai jemaat beliau….Mudahan bisa berguna bagi reader…(koreksi diharapkan untuk perbaikan pengertianku…thanks)
Fakta…banyak umat kristen menempatkan Alkitab sbg sesuatu yang bisa mengusir hal-hal yang jelek,menaruh alkitab di bawah bantal pada saat terbaring di rumah sakit dengan harapan segera memperoleh kesembuhan.
Menaruhnya di meja tamu agar terhindar dari niat dan roh-roh jahat yang mau menghampiri kita (ini kata salah seorang temanku yang melakukan hal tersebut,dan alkitabnya GRESS booo ^_^ alias nggak sering atau bahkan belum pernah dibaca?) ^_^

Alkitab adalah kumpulan firman-firman Tuhan ..YA!! tapi kalau tidak dibaca,dimengerti dan di amalkan…alkitab hanyalah seonggok kertas dengan tulisan-tulisan yang tercetak didalamnya.Bisa robek,bisa rusak.
Menaruh pengharapan pada “kekuatan” alkitab = menduakan Tuhan Allah kita.(Memuliakan ciptaaNYA bukan Pencipta kita)

Alkitab mempunyai kekuatan kalau kita percaya,imani,dan amalkan(menjadi pelaku) apa yang tertulis didalamnya.
Seperti yang tertulis di Filipi 1:27 Hanya,hendaklah hidupmu BERPADANAN dengan INJIL KRISTUS,supaya,apabila aku datang aku melihat,dan apabila aku tidak datang aku mendengar ,bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh,dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil.

Roma 1:16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil,karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya,pertama-tama orang Yahudi,tetapi juga orang Yunani(bukan Yahudi)

ayat 17 Sebab didalamnya nyata kebenaran Allah,yang bertolak dari IMAN,seperti ada tertulis:”Orang benar akan hidup oleh iman”

Akhir kata….Kiranya hikmat yang diberikan oleh Kitab Suci menuntun kita kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus,bukan pada yang lain apalagi percaya dan beriman pada ciptaanNYA dan ciptaan kita.

II Timotius 3:16 Segala tulisan yang di ilhamkan Allah memang bermanfaat:
untuk mengajar,
untuk menyatakan kesalahan,
untuk memperbaiki kelakuan dan
untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Kiranya Tuhan selalu beserta kita…..Haleluya