Sebatang pohon yg telah berkali-kali terkena badai pasti lebih kuat dari pohon yg hanya bertumbuh di sebuah ruang kaca, demikian juga kita akan menjadi lebih kuat kalau melewati tantangan & belajar untuk mengatasi konflik dengan baik. (repost dari: Gifty Bethany Thomas)…dikutip dari Kisah-kisah Inspiratif

Semua dari kita pasti tahu arti dari kata-kata diatas,similar dengan terbentuknya keramik,gelas,emas dan permata yang indah…berkali-kali di bakar dan dibakar,digosok dan digosok.

Kita sebagai pribadi juga ,sadar ataupun tidak sadar dalam perjalanan hidup kita “ditempa” oleh alam.”Kokoh” karena “badai hidup” yang mau tidak mau kita hadapi,kalau tidak kita akan tenggelam dewe…^_^

Masalahnya,pada saat kita sebagai orangtua para remaja yang siap “lepas landas” memasuki “rimba kehidupan”…tegakah kita membiarkan mereka diterpa “badai”? yang kita tau dan sadari bahwa itu akan membuat mereka “kokoh”?

Jawaban jujur dari ku:”SUNGGUH BERATTTT!!!” tapi …”HARUS”.
Tak ada orangtua yang tidak sayang pada buah cinta kasihnya,dan sayangnya…tidak ada di kamus anak-anak kita yang namanya disiplin itu adalah berdasarkan kasih sayang kita untuk kebaikan mereka.Dilema khan?
Tapi alkitab mengatakan:
Amsal 29:15 Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat,tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya.

ayat17 Didiklah anakmu,maka ia akan memberikan ketentraman kepadamu,dan mendatangkan sukacita kepadamu………..(iseng ^_^..bagaimana kalau dididik pembantu?)

Ibrani 12:11 Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita,tetapi dukacita.Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.

Sebagai penutup,ada kata-kata bijak yang kusimpan (sejak 10/8/2004)
Where there is no struggle,there is something missing.That’s way so many children of the rich and famous overdose on heroin and blow their brains out.They have no chalengge,whether they work or not,they material needs are met.

Intinya,baik ala lokal maupun internasional (^_^),hidup(yang sukses dan bagus) harus berhadapan dengan tantangan/badai.Masalahnya…antara kita dan anak kita & tega dan tidak tega….Mau anak kita “kokoh” atau “aman” dalam rumah kaca(tapi berbatang kecambah)

Good luck and mwahhhh for u all…..God bless