Ketika beban menghimpit,ketika terasa kita tidak sanggup lagi memikulnya…jangan takut,berserulah kepadaNYA.DIA akan turun tangan,DIA akan berkati kita selalu…(asal kita turut jalanNYA).

KTB malam tadi mengupas masalah ini(“Iman yang lemah”)
Musa…hambaNYA yang diurapiNYA,Musalah yang menerima 2loh batu yang ditulis dengan jari Allah sendiri,yang menyaksikan dan mengalami baptis air dan awan melalui laut merah yang terbelah ketika membawa umat Israel sesuai dengan perintahNYA,toh pernah mengalami masa tidak “PD” pada imannya,seperti yang tertulis pada
Bilangan 11:21 Tetapi kata Musa:”Bangsa yang ada bersama aku ini berjumlah enam ratus ribu orang berjalan kaki,namun Engkau berfirman:Daging akan Kuberikan kepada mereka,dan genap sebulan lamanya mereka akan memakannya! 22: Dapatkah sekian banyak kambing domba dan lembu sapi disembelih bagi mereka,sehingga mereka mendapat cukup?Atau dapatkah ditangkap segala ikan dilaut bagi mereka,sehingga mereka mendapat cukup?” 23: Tetapi Tuhan menjawab Musa “Masakan kuasa TUHAN akan kurang untuk melakukan itu?Sekarang engkau akan melihat apakah firmanKu terjadi kepadamu atau tidak!”

Pdt Dede bilang…jangan rendah diri kalau merasa iman kita lagi down,manusiawi…
Yang penting,kita jangan melepaskan diri dari Tuhan kita,jangan “keluar” dari jalanNYA,jangan melanggar larangNYA(mis bunuh diri…upahnya pasti neraka)
“Lapor dan menangislah” kepada DIA(sambil koreksi diri tentunya…..kritik dan koreksi dari orang terdekatlah yang paling relevan..so,jangan tutup kuping dan menganggap mereka menambah beban kita).Seperti yang dilakuan oleh bangsa Israel,mereka menangis meminta daging,padahal mereka tidak akan kelaparan dengan adanya manna yang diturunkanNYA setiap hari.Tuhan memberi mereka apa yang mereka minta!.

Walaupun iman kita tidak seperti Musa yang rela namanya dicoret dari kitab kehidupan demi diampuninya dosa bangsa Israel(yang menyembah allah lain bikinan Harun)..Keluaran 32:32
Tapi hendaknya iman kita akan terus bertumbuh,kasih kita terus diperbesar untuk bisa saling berbagi,saling menguatkan sebagai sesama umat yang dipilihNYA.

Sebagai manusia kita masih diliputi keinginan daging(manusiawi) tapi janganlah hal itu membuat kita binasa,”aktifkan” selalu kuasa Roh yang kita dapat,niscaya Roh lah yang akan membimbing kita tetap dijalan yang benar menuju hidup kekal kelak.
Tentang Roh,pernah aku tulis,klik disini

Ini adalah nalar dan “daya tampung” ku memahami firmanNYA sebagai salah seorang umat,dan dengan niat baik ingin berbagi/berkesaksian.
Mudah mudahan bermanfaat,
shallom….