“Yang penting inner beautynya”,demikian sering kita dengar kala kita berbicara tentang kecantikan seseorang,baik di forum resmi(putri-putrian,miss miss an dll) maupun di forum nggak resmi(ibu mencari calon mantu,ibu menilai calon mantu,sister mencari “in law” nya —-emang ada ya? hahahaha)

Ya..inner beauty….sesuatu yang tidak kelihatan namun dapat dirasakan/”ditangkap” oleh orang lain dari kita.
Pernahkan kalian merasakan situasi seperti ini? kala kita baru berkenalan dengan seseorang yang cantik/cakep ,ngobrol beberapa lama…lalu kita merasa “putus” , komunikasi tersendat-sendat,bahkan kita bisa merasakan dia menaruh nilai “higher” than us?…EGP?!!!

Atau

Kenalan dengan orang yang sederhana ,ngobrol sebentar….ujung-ujungnya, kita rasanya enggan memutus obrolan…..pengennya nyambungggg terusss ^_^

Atau seperti ini
A lagi telponan dengan B
A :”Aku juga mengundang C untuk ntar sore ngumpul bareng….
B :(diam–hening)….boleh nggak aku bareng dengan D?
Padahal A,B ,C dan D adalah teman.

A telpon C
A :”Kok si B kaya nggak begitu kenal / dingin dengan kamu?”
C :?????

Memang hak seseorang untuk merasa nyaman dan tidak nyaman terhadap seseorang lainnya,tapi sebagai seorang yang dewasa(bukan anak-anak lagi) tidak ada salahnya kalau kita membuka diri berteman,berkenalan dengan siapa saja dan kita sebaiknya menghormati orang yang mengundang kita dengan menyesuaikan diri dengan siapa saja yang di undangnya,apalagi semua adalah teman kita.
Justru dengan ekspresinya lah si A dapat mengukur “kapasitas” inner beauty si B.

Menghilangkan sifat egois kita,dengan berprilaku normal dan wajar memang bukan hal yang mudah….tapi…HARUS dilakukan.
Karakter yang kuat menghasilkan prilaku yang normal,wajar dan tegas yang melandasi dan akan memancarkan inner beauty kita.

Cermin diri….
Tidak gampang “memberitahukan/menjelaskan” akan prilaku normal dan wajar kepada anak-anak kita yang “aku”sentris nya masih tinggi.
Normal , wajar dan tegas(jangan berada di area ‘abu-abu’) baik dalam etika pergaulan biasa/sosialisasi maupun dalam menghadapi pelanggan dalam hubungan bisnis.
Kelebihan kami ,orang tua………(ingat ni anak-anak :)……….”kami pernah muda,kalian belum pernah tua”
Kalau kita sama-sama mau mempergunakan 2 kuping kita dan hanya 1 mulut kita(2 lebih banyak dari 1 khan?),niscaya kalian akan lebih bijaksana dan sukses dari kami,karena kalian bisa mengambil hikmah tanpa harus menjalani pengalaman pahit hidup.
Gimana?…………. Good Luck to u all………GOD bless always