Kemarin sore ketika jalan-jalan dengan Indra dan Dian ke Mall ,ketemu sesama jemaat yang sedang termenung memandang ketiga anak laki-lakinya makan di sebuah resto fast food.
Aku tau ,sang mama sedang menunaikan tugas mulia yang membanggakan,anak ceweknya(yang paling besar,SMP) menang sebuah kompetisi dan akan ke Istana jumpa Pa Sby(presiden).

Kami menghampiri mereka dan mengucapkan SELAMAT kepada sang papa,dan kata-kata sang papa (sebagai laki-laki yang ditinggal istri) yang membuat aku menulis blog ini,sangat berkesan..
Aku :”Selamat ya,mamanya ke Jakarta ya?,kapan balik?
Dia :”Sore ini ci,pusing ci memberi makan anak-anak ni,bla bla bla…..

Pulang dari sana ,aku bilang ke Indra dan Dian,baru mengatur makan anak-anaknya beberapa hari,sang papa dah pusing….padahal anak-anaknya sudah pada pintar makan sendiri.
Bayangkan tugas yang dikerjakan sang mama(aku tau dia kerja sendiri juga,tanpa pembantu) melahirkan mereka,menjaga,mendidik mereka,selain memberi makan mereka tiap hari 3 x sehari ditambah snack dll dll……..

Mudah-mudahan pelajaran beberapa hari ditinggal sang istri menjaga anak-anak membuat pasangan muda ini makin saling “care” terhadapa pasangan hidup,tidak saling meremehkan tugas masing-masing.
Mudah-mudahan mereka tuntung pandang mengantar anak-anaknya mengarungi “bahtera” mereka masing-masing.Amin