JUJUR dan TULUS….dua kualitas iman yang paling utama yang dituntut dari orang kristen untuk mendapatkan keselamatan kekal,seperti yang tertulis dalam Mazmur 25 ; 21 Ketulusan dan kejujuran kiranya mengawal aku, sebab aku menanti-nantikan Engkau.”

JUJUR dan TULUS…kedua kata tersebut masing-masing mempunyai sepasang huruf U,lingkaran dengan ujung terbuka….bisa diartikan kejujuran dan ketulusan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang mau membuka hatinya,dan akan menerima/menampung curahan berkatNYA karena mau membuka hati untuk bersikap JUJUR dan TULUS ^_^


Jujur mempunyai dua sisi…jujur kepada orang lain dan jujur kepada diri sendiri .Keduanya bukan hal gampang untuk dilakukan,tapi juga bukan hal yang sulit kalau di niati.


Jujur kepada orang lain : kita tidak boleh berbohong(ini juga perintah Allah),berkata-kata sesuai dengan fakta yang terjadi,jangan ditambah dan jangan dikurangi.
Jujur kepada diri sendiri,lebih sulit lagi,kala orang lain mengemukakan fakta menyangkut kesalahan yang kita perbuat,mengeritik kita,naluri kita(juga Adam dan Hawa) pasti melakukan penyanggahan,membela diri.Tapi kalau kita dilimpahi berkat olehNYA,kita mau memikirkan ulang fakta yang menyakitkan kita itu,mencerna baik-baik,menyadarinya ,niscaya kita akan menjadi manusia yang lebih baik dimasa yang akan datang.

Tulus…Pada saat kita melakuan kebaikan,berbagi kebaikan ,hendaklah semua dilakukan dengan tulus,bukan karena TERPAKSA atau DIPAKSA.
Alkitab menulis….”Jika karunia untuk menasihati,baiklah kita menasihati.Siapa yang membagi-bagikan sesuatu,hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas;siapa yang memberi pimpinan,hendaklah ia melakukannya dengan rajin;siapa yang menunjukkan kemurahan,hendaklah ia melakukannya dengan sukacita(Roma 12 : 8)

Kalau semua kebaikan kita lakukan karena DIA,dengan JUJUR,TULUS dan IKHLAS,niscaya kita akan makin mempermuliakan nama BAPA kita ,tidak akan ada lagi pergesekan bahwa aku telah “melayani” lebih daripada yang kamu lakukan,bahwa aku menjadi pemimpin tanpa di bayar (so…jangan komplain melulu deh ….) dst….dst….
Semua kita lakukan sesuai dengan kemampuan,tugas dan wewenang kita. Mari kita berkomunikasi,berdialog dan berdiskusi dengan baik dan damai.Hasil akhir semua yang kita perbuat,biar BAPA kita nanti yang menilai.Bagaimana?

Tulisan ini terinspirasi dari tulisan Pdt Dede IG di Pontianak Post dengan judul : (Cukup) Dua Pengawal terbitan Rabu,10 September 2008 dan dengan kapasitas sebagai jemaat biasa Gereja Yesus Sejati.