Aku : Haloo
Dia : Haloo
Aku : Siapa nih?
Dia : Masa kamu lupa sih?
Aku : aduh…sorry banget,bener aku lupa,siapa ya….
Dia : Masa kamu lupa? khan kamu yang kasih aku nomor ini kemarin?
Aku :(mulai kesel,tapi tetap ber etika)….siapa ya? bener2 aku hari ini lagi heng nih…ada apa ya?
Dia : Masa kamu lupa sih…kamu kan kemarin pinjam hp mas K dan kasih no hp kamu mas..
Aku :(yakin dia salah nomer,karena dia panggil aku mas…(walau suaraku memang “ngebass”,tapi kalau dia benar-benar mau kontak aku pasti tau aku khan? yang bukan “mas” ^_^) Kamu salah sambung nih…nomer aku 081151****…
Dia : (Kayanya tidak menyimak nomer yang aku sebutkan,karena dia tetap dan langsung nyerocos……) Katanya mau kenalan denganku?….
Aku : ASEM!!! dugong…………keisengan amat…(padahal aku lagi nyiangin udang 5 kg ….asem…asemmmm)
Kamu salah sambung mbak!!!……
Dia : Ya sudah,kalau nggak mau kenalan….
Aku : KLIK!…..benar-benar dugong pake odol deh…..

Aku yakin deh,si mbak ini sedang me”marketing” alias “menyales” (asal kata “sales ~ sale”) dirinya….Kalo pas ada yang nyangkut,lumayan tuh…..

Pas lunch,aku cerita dengan Gun,ternyata dia juga pernah dapat telpon yang serupa.Malah pada saat dia bilang salah sambung dan ditutup,eh malah di sms…..boleh kenalan nggak? Gile!!

Sekarang kayanya banyak cara yang ditempuh untuk me”marketing” diri.Jalan singkat untuk sebuah pencapaian materi yang modalnya hanya makan nasi + lauk 3 x sehari dan rayuan serta tingkah yang “gombal”…..
Belum tau dia kalo kena “Bonus HIV”…NYAhoo tuh…..

Moralnya….
Bagi kalian …yang masih single maupun yang lagi “in relationship”…hati-hati!
Kasus kaya yang aku alami(dan hasil penjabarannya) ini bisa juga menimpa kalian dan orang-orang dekat kalian.
Pemecahannya tergantung “kadar” kalian..
Ambil pelajaran dan hikmah dari posting ini…,mudah-mudahan bisa menjadi masukan yang ber efek tindakan atau perbuatan positif bagi kalian.

Tuhan jaga dan berkati selalu.