Hari ini Sabtu tgl 02/08/2008, hari Sabath……Beberapa hari setelah aku menyelesaikan draft blogku yang mengulas buku ” The memory keeper’s daughter”

Dan lagi-lagi aku tidak bisa menyembunyikan,bagaimana DIA memang maha tau dan dekat dengan kita….
Pendeta Dede,hamba Tuhan yang baru pulang dari cutinya menyampaikan firman sabathnya yang berjudul “Dalam Pengawalan Ilahi” yang intinya kalau kita mau selalu diberkatiNYA dalam menjalani kehidupan ini serta memperoleh keselamatan kekal diakhir jaman,maka kita harus bisa dan mampu menjaga dan mengawal hati kita,supaya tidak menyeleweng.
Kita harus berpegang pada KEJUJURAN dan KETULUSAN.(Kondisi “hati” yang tertinggi)
Amsal 4:23 … Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan,karena dari situlah terpancar kehidupan)

“Orang SALEH,JUJUR dan TAKUT TUHAN” Biasanya tidak akan pernah menjadi kaya dan sukses…..bunyi idiom yang menjadi batu sandungan .
Siapa bilang?
Allah telah berfirman dan menyatakan dalam kitabnya…
Ayub1:1 Ada seorang laki-laki ditanah US bernama Ayub;orang itu SALEH dan JUJUR;ia TAKUT akan ALLAH dan menjauhi kejahatan.
:3 ……………………..,sehingga orang itu adalah yang TERKAYA dari semua orang disebelah timur.

Jelas….Kekayaan dalam materi(yang menjadi tujuan hampir semua umat manusia yang normal) tidak tertutup bagi orang yang saleh,jujur dan takut akan Tuhan.
Yang terpenting…. kita telah mempersiapkan diri dan karakter kita untuk layak menerima anugrahNYA,maka semua itu akan dicurahkan bagimu.

Mematok keuntungan bukan sesuatu hal yang tidak jujur(Siapa yang mau melakukan transaksi bisnis kalau tidak memberi keuntungan?).Anda tidak jujur seandainya anda mengatakan kepada yang membeli….”Aku jual barang ini padamu dengan tidak untung….padahal tetap ada untung…AHA..! kamu ketahuan(singing mode on ^_^) berbohong lagi,tidak jujur lagi….
Mengurangi isi,mengganti kwalitas, sedikit dari banyak ketidakjujuran yang sering kita dapati dalam perniagaan….
Mari kita koreksi diri kita sendiri,dimanakan posisi prilaku dan karakter kita dalam kelayakan menerima berkat dariNYA?

Filipi 1:9 Dan inilah doaku,semoga kasihmu makin berlimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian.
Halleluya.