Akhirnya…aku melakukannya……..Operasi Lasik.
YA…..tanggal 19 Maret 2008 jam 08.00 wib aku akhirnya terbaring di meja operasi Klinik Mata Jemur Sari Surabaya untuk menjalani operasi lasik menghilangkan minus kedua mataku (- 4.00).
Operasi Lasik nya di lakukan oleh Prof Dr Rowena.
Puji Tuhan semua berjalan sukses.(Ternyata menurut penilaian orang-orang…aku termasuk nekad langsung lasik 2 mata)

Sebelumnya,tanggal 10 Maret aku menjalani check pra operasi,periksa kornea dan retina mata kita apakah layak untuk menjalani operasi lasik ( biayanya Rp 700.000 ( 2 mata) untuk ke 2 macam test tersebut.Apabila ada yang kurang dan perlu perawatan maka akan dilakukan Laser Argon, proses ini makan biaya Rp 700.000 untuk 1 mata. Puji Tuhan aku tidak perlu menjalani Laser Argon.
Biaya Operasi Lasik sendiri sekitar 12 – 14 juta untuk 2 mata,tergantung hasil pre check nya .

Proses Lasiknya sendiri hanya berjalan 15 menit untuk ke 2 mata….Tanpa rasa sakit sama sekali,anestesinya anestesi lokal
Setelah selesai operasi,mata kita langsung normal,kita masih menunggu 30 menit untuk check pasca lasik.Setelah itu kita boleh pulang….

Setelah sampai dirumah,mulai deh merasakan akibat operasi …..sungguh beda ,pulang dari Eye Clinic setelah Lasik dibandingkan pulang dari Eye Ribs Steaks House hehehehehe….(perbandingan model apa pula ini ? huahahahaha)
Rasanya..nano…nano….
Mau tau penggambaranku tentang sakitnya?…serasa sakit habis melahirkan (hanya para ibu yang melahirkan normal yang bisa membayangkan ^_^)
Pedih,tidak nyaman(seperti ada pasir dimata kita yang menghalangi) dan rasa bengkak .. campur aduk!!!
Airmataku mengalir terus tanpa henti (kata susternya..tidak semua mengalami hal ini).mata susah sekali dibuka,maunya merem terus)…..berlangsung selama 5 jam.
Setelah 5 jam …….kembali normal….seperti orang yang matanya kelilipan,selesai ditiup…pwuhhh….hilang deh.

Tinggallah waktu pemulihan….seminggu,kita selalu harus pakai kacamata gogle(kaya kacamata kerja/pengaman bengkel ^_^) untuk menghindari trauma silau dan debu,dan selama 2 – 4 malam tidur dengan kacamata pelindung..yang seperti tempurung transparan dan diplester untuk menghindari kita tanpa sengaja mengucek mata pada saat tidur)
Rajin memberi tetes mata antibiotiknya 3 x sehari dan tetes mata biasa sesering mungkin.

Saran dari ku,untuk mengurangi ketidaknyamanan selama 5 jam…..
Segera setelah sampai dirumah,paksakan diri untuk isi perut dengan makanan(jangan dengan busa …… wakekekeke,kemudian makan obat penahan sakit(ponstan atau sejenisnya).
Dan mudahan bisa tiduran dengan nyaman menunggu waktu berlalu sampai pada detik “membuang kelilipan “

Sampai sini dulu…mataku harus istirahat dulu…bye……..

PS:
Thank u berat untuk teman ,tetangga ku yang baik..Ridha Khosasih yang telah dengan setia antar jemput dan beriku penginapan selama operasi lasik sampai balik Bjm ^_^
Tuhan berkat i