Hiduplah SEKARANG! terasa aneh? Ya…kebanyakan kita hidup berdasarkan masa lalu dan perkiraan/prediksi masa yang akan datang.

Dalam hidup ini kita tidak akan pernah terlepas dari masalah, kebanyakan dari kita dalam memecahkan masalah berdasarkan persepsi kita,berdasarkan ramalan kita sendiri,lalu tergesa-gesa membuat keputusan atas sesuatu yang sesungguhnya tidak terjadi,bukannya tetap tenang ,menunggu dan melihat lalu memutuskan tindakan yang kita ambil.

Ada ilustrasi yang menarik dari hikayat Arab untuk memberi pelajaran kepada anak cucu mereka tentang lika liku pembuatan keputusan:
Alkisah ,ada seorang pria yang hidup bersama keluarganya di padang pasir.
Suatu hari ia melihat kepulan debu dan pasir yang menghampirinya dari jauh dan ia berkata pada dirinya sendiri,”Pasti seekor binatang buas yang akan memangsa aku dan keluarga ku!”,ternyata … setelah beberapa lama ia melihat bahwa itu adalah seekor kuda dan penunggangnya.Katanya lagi,”Pasti perampok,yang mau merampok aku dan keluargaku”,lalu ia berlari mengambil senapannya untuk melindungi diri dan hartanya.
Sambil menunggu jarak tembak senapannya,ternyata ia mengenali bahwa penunggang kuda itu adalah saudaranya sendiri,”Oh…ternyata saudaraku.”

Anda dapat membayangkan kalau selama proses itu ia tidak hanya bicara pada dirinya sendiri,tetapi berteriak kepada anak istrinya ,memberi perintah untuk selalu siap sedia sesuai dengan situasi apa yang diperkirakannya? Kekacauan dan kekesalan anak istri yang seharusnya tidak perlu terjadi bukan? Apalagi kalau itu terjadi setiap hari/setiap kali menghadapi masalah.
Kita harus berani menerima konsekuensi dari tindakan kita dalam pengambilan keputusan ,dan kita akan hidup dengan konsekuensi tersebut selama sisa hidup kita.Bukankah akan lebih baik kita menunggu dan melihat gambaran situasi sesungguhnya sebelum kita mengambil keputusan?

Hidup lah SEKARANG,hadapi masalah yang terjadi,kumpulkan informasi berdasarkan pengalaman (sendiri dan orang lain) dan ilmu yang kita dapat dari pengembangan diri kita sendiri.Berdamailah dengan fakta yang terjadi dan dengan diri sendiri agar lingkungan dan orang-orang disekitar kita juga menerima damai yang kita rasakan.

Damai …..nikmati sisa hidup ini dan jangan lupa konsekuensi atas setiap tindakan anda dan tanggungjawab kepadaNYA……….Hidup hanya sekali..