Senin 10 Maret 2008…pagi yang cerah untuk kota Surabaya.Aku,Gun dan Pa Billy(teman lama dan teman bisnis ) menuju Bio Test Lab….mau check up darah ceritanya…sudah puasa 12 jam lho…

Disuatu perempatan jalan(bagi warga Surabaya…silahkan kenali sendiri lokasi di foto ^_^) ketika lampu merah menyala dan kebetulan posisi kita paling depan….Wooaaalllaa….tiba-tiba terbentang banner reklame(gaya baru neh…dalam hati)..ee ada yang lebih mengejutkan lagi(tapi menyehatkan mata hehehe)…entah dari mana(mungkin terlindung mobil lain) muncul 5 gadis cantik,putih,langsing(dengan kaki nya yang jenjang) mengenakan kaos putih dan jeans dengan rambut yang sehat tergerai indah (kaya iklan-iklan shampoo) berjejer di depan mobil lalu….. bergoyang dan berjoget …..dengan sedikit malu-malu,tanpa berani menatap ke depan padahal sudah berkacamata hitam,saling bicara sesama mereka …sambil tetap bergoyang.

Kami sempat terpaku…untung otakku sudah di program untuk berlatih mengambil moment-moment penting/unik…segera ku “ON” kan camera HP ku….klik….rrttt ..rrttt…GOT IT!…jadilah foto diatas…satu-satu nya.
Gunawan yang reflek mau ngikuti jejak ku,kecewa!…mereka keburu “OFF MODE”..berlari kembali ke median jalan….tak lama kemudian lampu hijau nyala.Mobil meneruskan perjalanan.

Kita pun terlibat diskusi,yang point-point nya membahas tentang
* gaya baru untuk ber advertising.
* berapa kira-kira “honor” mereka?, asumsi sih ..”lumayan gede”..

Lalu, aku yang satu-satunya wanita yang terlibat diskusi didalam mobil,merasa miris dalam hati….dengan honor yang “lumayan gede” yang didapat hanya dengan sedikit bergoyang di tengah jalan,apalagi berkelompok dan ada “body guard”(yang pasti para pria yang memegang banner dan membagikan brosur),timbul pertanyaan-pertanyaan:
* Apakah mereka(gadis-gadis yang mendapat “anugrah” kecantikan dan kesempurnaan tampilan pisik) masih akan mau bersusah payah bekerja keras membanting tulang,putar otak meraih prestasi dengan jam kerja dan deadline tugas yang ketat?
* Dapatkah mereka bertahan mengatur uang belanja yang terbatas yang disediakan para suami ( yang telah bekerja keras mencari nafkah memenuhi kebutuhan ditengah persaingan bursa kerja dan prestasi yang makin lama makin ketat) dalam menjalankan biduk rumah tangga?
* Akan tuluskah mereka mengurus dan membesarkan anak-anak mereka? atau mereka tidak akan/takut hamil dan melahirkan anak karena akan merusak proporsi tubuh mereka?
* Akankah mereka menghargai kerja keras untuk mencapai tujuan hidup atau mereka hanya akan bersandar pada kemolekan tubuh mereka?

Aaa… mudah-mudahan ini hanya sebatas pikiran liarku yang melintas sesaat…..
Yang pasti…tugas dan misi mereka berhasil….Pa Billy mau menerima brosur mereka…..(padahal biasanya kami acuh beibeh terhadap brosur-brosur demikian)
HAahahahahaha……kamipun tergelak.

Ps….tgl 10 maret bertepatan dengan ul-tah Merry…
Happy Birthday Merry….