Hidup adalah perjuangan diri,pertarungan mencari kebenaran,pergolakan jiwa melawan kepentingan diri sendiri,keegoan kita.
Kebenaran hanya bisa kita temukan melalui rasa sakit,perih yang menusuk ego kita.
Kita harus bisa berdamai dengan fakta dan kenyataan yang kita hadapi sekarang dengan pengalaman masa lalu dan ilmu pengetahuan.
Beruntunglah aku mempunyai anak-anak yang walaupun telah di tempa dengan keras,tetapi tetap mau dan masih sabar berkomunikasi dan bertukar pikiran tentang kasus apa saja yang tidak dapat kusandang sendiri.
Kadang,kita sebagai orang tua selalu merasa benar(karena sudah berpengalaman dan banyak mendengar pengalaman orang) tapi ..kenyataannya,pada saat kita mau berbagi,berkomunikasi dengan mereka…. kitapun bisa terpana atas ide dan hasil pemikiran mereka.
Betul kata Oprah…..andai kita mendapati anak kita bermasalah…..bukan salah si anak,melainkan orang tuanya ! sebaiknya kita introspeksi diri. Anak adalah cerminan diri kita si orang tua mereka.
Dan kalau anda adalah penggemar acara Nanny 911…lebih nyata lagi….anak meneladani orang tua nya….kalau orang tuanya tidak disiplin,tidak konsekuen, rumah tangga pasti kacau,tak ada kedamaian dalam rumah tangga.
Sayang anak bukan berarti selalu menuruti apa yang di mau i nya,selalu membenarkan apapun tindakan si anak…
Rasa sayang tidak bisa terlepas dari disiplin.
Pergulatan antara rasa sayang dan mengutarakan fakta kesalahan si anak kadang sangat menguras tenaga,memedihkan hati(sama saat kita sebagai orang tua harus mengakui kebenaran fakta yang diutarakan anak kita terhadap apa yang kita anggap benar …. kok susah ya…menulis…menerima kesalahan kita :P….Tapi itu harus dilakukan,itulah fakta …kita harus menerima dan berdamai dengan fakta,karena kita hidup dalam masa sekarang,masa yang sedang dijalani.
Kalau boleh aku membuat permisalan:
Anak dari lahir sampai dengan lulus SMP…mereka berjalan di belakang kita(orang tua),mereka mencontoh apa yang mereka lihat di depannya.
Masa remaja…..masa pencarian identitas diri…akan banyak pergolakan,butuh banyak kesabaran dan tenaga orang tua untuk memegang “tali kekang” agar mereka tidak keluar dari “jalur” dan juga butuh banyak doku :P(bujur lah In? Ki?)
Masa selesai pendidikan,mulai masuk “real life” mereka berada di samping kita…..Menerima dan memberi ide,saran,tantangan.Membangun integritas diri masing-masing.
Akan tiba saatnya mereka berada di depan orang tua nya,menjadi pemimpin…masih akan ada kerikil,semak duri dan rintangan yang bisa menjadi penghalang jalan….tapi dengan “bekal” yang telah kami berikan selama ini,terutama “bekal iman”……kami yakin kalian akan melewatinya dengan lancar(kalau masih perlu kami,jangan malu untuk berbalik ke kami,kami selalu siap membantu) dan kesuksesan serta kebahagiaan akan berada dalam genggaman kalian.
Good luck anak-anakku….GOD bless u always.