Sudah lama sekali saya ingin membahas masalah ini.berdasarkan apa yang saya terima, pahami dan mengerti selama mengimani kristen sebagai “my path way” menuju kekerajaanNYA.
Sebagai orang kristen,tentunya kita yakin bahwa Yesus adalah Allah kita yang tunggal,Bapak (Pencipta langit,bumi dan isinya) yang turun ke bumi sebagai Putra yang menyelamatkan dan menebus dosa asal kita dan Roh yang terus akan hadir dalam hati kita semua untuk membimbing kita kearah keselamatan yang telah dijanjikanNYA.
Tidaklah susah dan rumit,apalagi memerlukan ongkos yang besar untuk menerima keselamatan yang dijanjikanNYA.
Jalannya telah DIA nyatakan dalam……10 Perintah Allah….Keluaran 20:3 -17

  1. 1. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
  2. 2. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya.
  3. 3. Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan.
  4. 4. Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat.
  5. 5. Hormatilah ayahmu dan ibumu.
  6. 6. Jangan membunuh.
  7. 7. Jangan berzinah.
  8. 8. Jangan mencuri.
  9. 9. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.
  10. 10.Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini istrinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya, atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu

Seperti yang tertulis diatas,4 hukum pertama adalah hukum/tata cara kita berhubungan dengan DIA.(Hubungan Vertikal)
Allah kita telah menjelma sebagai manusia untuk menebus dosa kita semua.
Kenapa harus menjelma sebagai manusia? (ciptaanNYA yang paling mulia)……dengan menjadi manusia DIA mempunyai darah (yang diperlukan untuk penebusan dosa ),agar DIA sederajat dengan kita, agar maksud dan pesan yang di nyatakanNYA sampai kepada kita.(Ilustrasi)
Darah Yesus adalah suci karena berasal dari Roh,lahir melalui perawan Maria,sama seperti darah hewan yang dijadian korban bakaran untuk penebusan dosa dalam jaman rasul.
Kenapa darah hewan suci? karena hewan tidak memakan buah pengetahuan.

Allah kita penuh kasih,DIA tidak menuntut banyak dari kita untuk berbakti dan mengucap syukur kepadaNYA,hanya 10% dari seluruh berkat yang di limpahkanNYA kepada kita untuk dibawa kerumahNYA ,untuk memuliakan namaNYA.
Tidak sampai 2,5 jam dari 24 jam(selama kita masih diberinya kemampuan bernafas) sehari untuk mengingat dan membaca firmanNYA.
1 dari 10 harta dunia yang kita peroleh.(yang juga berasal dariNYA)
Yang jadi masalah kita,orang dunia,kalau jumlah hartanya masih kecil….Its okay….No Problem!
Tapi kalau hartanya dah bejibun…..egoismenya pun meningkat…baca Maleakhi 3 : 8 – 10
Dan tugas berat dan mulia bagi hamba Allah yang mempunyai talenta pelayanan untuk mengelola persembahan umat secara baik dan benar.
Hukuman berat akan berlipat bagi yang menyalahgunakannya.

Kita tidak perlu bingung mereka-reka bentuk dan rupa untuk dijadikan simbol untuk menyembahNYA dan juga bingung meletakkan sesuatu untuk dipersembahkan pada simbol yang kita ciptakan(kita yang ciptaanNYA… menciptakan sesuatu,lalu kita sembah sebagai simbol DIA? ya ampunnn…. jadi bingungggg deh…..Pahami dan hayati hukum ke 1,2 dan 3.
Kita hanya harus menyembah DIA yang ESA dan langsung,tanpa perlu median.Yang kita perlukan hanya PERCAYA dan IMAN.
Dan pada hukum ke 4…DIA “mengistirahatkan” kita dari ber jerih payah(sama seperti yang dilakukanNYA pada saat penciptaan…karena kita diciptakan serupa denganNYA.

Hukum 5 – 10 adalah pengaturan hubungan horizontal,antar sesama kita.Sebagai orang tua,anak,teman,sahabat,partner,karyawan,boss bahkan musuh…..lakukanlah apa yang ingin orang lain lakukan/perbuat kepadamu…dan jangan lakukan hal-hal yang tidak ingin kamu terima dari orang lain.Sederhana sekali bukan?……tapi susah untuk dijalankan ^_^

Yaahhhh….manusia adalah manusia,tempat salah dan khilaf…tapi hendaknya kita tidak mengulang kesalahan yang sama dan bisa mengambil hikmah/pelajaran dari kesalahan yang kita perbuat untuk membuat kita lebih baik lagi dimasa yang akan datang.Gimana?
Saran dan pendapat dari pembaca sangat diharapkan untuk menjadi koreksi dan masukkan.
Imanuel.